Skip to main content

Pilih yang mana?

Menurutku, menentukan pilihan yang paling mudah adalah menentukan mana yang baik atau buruk.
Yang paling sulit adalah ketika pilihan yang datang itu baik dan baik. Baik menurut siapa? Baik menurut perspektif orang lain? Atau siapa? Sehingga seringkali saya pun ragu dan bingung untuk memilih.  saya baru menyadari bahwa pilihan ini sering kali baik, tapi menurut perspektif orang lain.

Hari ini, di saur pertama bulan Ramadhan. Saya mendapat jawabannya yang saya tangkap dari ucapan bapak ustad.
"Seluruh pilihan itu baik, pilihan yang sudah ditentukan pastinya baik. Tapi baik berdasarkan apa? Perspektif egomu atau nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran?, seringkali kita keliru akan hal ini"

Munculnya jawaban ini buat saya flashback, dan kontemplasi akan Al-Quran. Al-Quran sebagai "manual book" manusia punya akal, manusia yang tinggal di bumi. Al-Qur'an itu ada alam semesta di dalamnya. Al-Quran karya sastra dari Sang Khaliq, penuh perumpamaan yang indah. Akan bisa dipahami kalau kita masuk kedalam diri dan terus mencari. Ya, Al-Quran mengajak kita manusia untuk mengolah rasa, mengikat makna.

Selalu muncul pemahaman baru yang tentunya masih dangkal bila dibandingkan ilmu Allah. Ada 2 kemungkinan yang terjadi, pemahaman ini akan semakin dalam dan bermakna atau pemahaman ini keliru dan akan digantikan dengan pemahaman yang baru suatu saat nanti.

Setiap langkah tentunya tidak ada yang sia-sia jika mau berusaha untuk memaknainya. I Learn each moment. Begitu kata Thich Nhat Hanh. Membuat saya selalu penasaran akan hari esok, dan siap menikmati kejutan yang datang. Kamu?

Comments

Popular posts from this blog

HAI BOMBANA!

Sebuah proyek yang membuat saya merasakan kembali terbang di udara, menembus awan, menikmati pemandangan laut dengan bulatan-bulatan abstrak pulau tak berpenghuni,  gunung-gunung yang dihiasi hijaunya tumpukan pepohonan, dan mendarat dengan jiwa yang siap berpetualang namun sedikit khawatir ( because it was my first experience go to  the strange place, alone! ) ke daerah yang saya cari informasinya di google masih sangat minim sekali. HAI BOMBANA! Salam Kenal dari seorang gadis 21 tahun yang penasaran akan keadaanmu disana. Indonesia bagian Timur.. Bombana merupakan salah satu kabupaten yang terletak di sebelah selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Kabupaten yang masih sederhana, belum ada lampu merah, tapi sangat kaya akan sumber daya alamnya. Belum banyak orang mengenal daerah ini, karena kabupaten ini baru terbentuk yang merupakan hasil dari pemekaran Kabupaten Buton. Dari Kendari yang merupakan ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara, tepatnya dari Bandar Udara...

J E D A

Tiap orang bisa merencanakan tujuan. Namun sulit menerka akhir perjalanan. Yang bisa dilakukan selekasnya melangkah. Dengan derap yang tak boleh setengah-setengah. Berucap syukur pada-Nya sepanjang jalan yang terus menyerta. Menghayati keindahan tanah air. Menghirup keragaman yang tak boleh berakhir. Namun mustahil terus menerus berlari. Pemahaman kadang muncul saat berhenti. Waktunya mengambil jeda beberapa saat. Agar riwayat tak lekas tumpat pedat. Memahamai perubahan yang begitu cepat. Mejaga saujana agar terus terlihat. Menyegarkan lagi khidmatnya menjadi Indonesia. Siapa tahu dapat berbagi hal yang berharga. Jika saatnya bergerak sudah menjelang. Insyallah aku akan kembali datang . Menyongsong segala yang akan tiba. Dengan derap yang semoga lebih bertenaga. Berkarya dengan sepenuh daya. Sembari memberi makna walau dalam jeda. -Najwa Shihab- Seolah aku merasakan ada di titik yang sama dengan apa yang di...

22. "Where have you been twenty two?" Upsss sorry i mean, Finally I found you twenty two!

“Darimana saja kamu! baru merasakan dan menyadari hal seperti ini sekarang”. Ya pernyataan seperti ini selalu muncul di dalam benakku, berulang-ulang kali di tiap kondisi tertentu. Saya anggap pernyataan itu adalah wujud penyesalan. Saya tidak akan membiarkan pernyataan diatas terus tersirat   karena saya tidak ingin menyesali apa yang telah saya perbuat. Kekeliruan, kesalahan, kejahatan, kebaikan, kesukaran, kemudahan yang lalu. Semua itu sudah menjadi sejarah. “Sejarah adalah sesuatu yang dapat berbicara walaupun bisu dan hidup walaupun terkubur di lapisan bumi yang paling bawah” (Kutipan yang luar biasa dari penulis Dr. Muhammad Yahya Waloni, 2007 ). Simpan sejarah itu baik-baik di dalam memori mu jadikan itu sebagai pengalaman dan pelajaran hidup yang tidak semua orang mengalaminya untuk bekal di masa depan . Sungguh saya akan terus berusaha untuk tidak memunculkan perkataan seperti itu di dalam benakku kali ini, sejam kemudian, besoknya, seminggu kemudian dan seter...